Merajut Kearifan Lokal dengan Kode Digital: Inovasi Mahasiswa Politeknik Palopo

Categories:

Politeknik Palopo memadukan tradisi Luwu dengan teknologi modern melalui proyek-proyek mahasiswa yang unik. Artikel ini menyoroti cerita nyata bagaimana program studi unggulan menciptakan solusi berkelanjutan untuk daerah.

Fusi Tradisi dan Teknologi Informatika

Mahasiswa Teknologi Rekayasa Informatika mengembangkan aplikasi mobile yang memetakan pola tanam padi tradisional Luwu menggunakan AI sederhana untuk prediksi cuaca lokal. Proyek ini, dipimpin Ir. Muhammad Fadli, M.Kom., mengintegrasikan data sensor IoT dengan pengetahuan petani tua, meningkatkan hasil panen hingga 20% di lahan uji coba Palopo.

Dosen menekankan praktik langsung: mahasiswa magang di koperasi desa, mengubah cerita lisan menjadi algoritma pintar. Pendekatan ini melampaui kuliah standar, lahirkan startup mini yang jual bibit pintar via app.

Elektro Hijau untuk Energi Desa

Di Teknologi Rekayasa Elektro, tim mahasiswa rancang panel surya mini berbasis otomasi yang adaptif dengan curah hujan Toraja-Luwu, dipandu Dr. Nur Salam, M.T. Sistem ini hemat biaya 30% dibanding impor, dayakan posyandu terpencil tanpa listrik PLN.

Kolaborasi dengan mitra industri lokal hasilkan prototipe yang uji coba di kampung adat, gabungkan energi terbarukan dengan ritual adat untuk pengisian daya komunal. Lulusan siap kontribusi langsung ke transisi energi nasional.

Bisnis Digital Berbasis Kearifan

Program Manajemen Bisnis Digital, di bawah Ustadzah Nuraini, S.Kom.I., M.Pd., ciptakan platform e-commerce untuk kerajinan tenun Palopo dengan fitur AR virtual try-on. Mahasiswa wawancara pengrajin, bangun model bisnis yang jaga motif adat sambil ekspos global via TikTok Shop.

Inisiatif ini capai 100% kepuasan pengguna awal, dorong 499+ dosen ahli kolaborasi riset. Repeatable model: workshop bulanan bagi UMKM, skalakan ke 68+ kegiatan akademik bertema lokal-digital.

Dampak Nyata ke Masyarakat

Lebih dari 55.2K mahasiswa aktif rasakan manfaat kemitraan industri, di mana sertifikasi kompetensi nasional jadi jembatan kerja instan. Cerita ini inspirasi: vokasi bukan hafalan, tapi cipta solusi hybrid yang repeatable di politeknik lain.

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *