Dunia bisnis hari ini tidak lagi butuh orang yang jago menghafal rumus akuntansi di luar kepala. Dunia hari ini butuh orang yang tahu bagaimana cara membaca peluang di tengah krisis, bagaimana memimpin tim lewat layar Zoom, dan bagaimana membangun sistem bisnis yang tidak hancur saat diterjang disrupsi.
Di Politeknik Dewantara Palopo, kami berhenti memberikan teori basi. Kami sedang membangun ekosistem untuk para calon pemimpin ekonomi yang siap “bertempur” di lapangan nyata.
1. Akuntansi Bukan Tentang Angka, Tapi Tentang Cerita
Banyak yang mengira akuntansi itu membosankan. Salah besar. Akuntansi adalah bahasa bisnis. Di Poltek Dewantara, kami mengajarkan akuntansi sebagai alat navigasi. Seorang akuntan masa depan harus bisa “bercerita” kepada CEO: Di mana kebocoran uangnya? Di mana peluang investasinya? Kami tidak hanya mencetak tukang hitung, tapi Financial Strategist yang mampu menjaga kapal bisnis tetap terapung di cuaca seburuk apa pun.
2. Manajemen: Seni Mengelola Ketidakpastian
Mengelola bisnis di tahun 2026 bukan lagi soal mengikuti buku teks tahun 90-an. Kita bicara tentang Digital Transformation, Supply Chain yang global, dan Human Capital yang dinamis.
Mahasiswa manajemen kami didorong untuk berpikir seperti seorang Founder. Jika Anda bisa mengelola ketidakpastian, Anda bisa menguasai pasar. Inilah yang kami tanamkan di setiap ruang kelas di Palopo.
3. Politeknik: Jalur Cepat Menuju Kompetensi
Mengapa memilih Politeknik? Karena dunia industri sudah lelah dengan lulusan yang “tahu banyak tapi tidak bisa apa-apa.” Kurikulum kami dirancang agar tangan Anda kotor dengan praktik. Kami tidak ingin Anda hanya lulus dengan ijazah, kami ingin Anda lulus dengan portofolio.
4. Menghidupkan Spirit Luwu Raya dari Sudut Bisnis
Palopo dan wilayah Luwu Raya adalah tanah yang kaya akan potensi. Kami di Politeknik Dewantara ingin menjadi motor penggerak ekonomi lokal yang berstandar global. Kami percaya bahwa anak muda Palopo tidak perlu ke ibu kota untuk menjadi hebat; mereka hanya perlu tempat yang tepat untuk ditempa.
Kesimpulan: Berhenti Menjadi Medioker
Gelar sarjana bisa didapatkan di mana saja. Tapi nyali bisnis dan ketajaman analisis hanya bisa terbentuk di lingkungan yang menantang Anda untuk berpikir lebih jauh.
Apakah Anda akan menjadi bagian dari barisan pencari kerja yang bingung, atau Anda akan menjadi barisan profesional yang dicari oleh industri? Pilihannya ada di tangan Anda.


Leave a Reply