Pengangguran pemuda Indonesia capai 3,6 juta orang pada 2025, dengan Gen Z mendominasi 50% total 7,28 juta pengangguran akibat ketidaksesuaian skill dengan kebutuhan industri digital. Kekurangan talenta IT dan elektro hingga 600 ribu per tahun memperparah transformasi industri 4.0 yang lambat. Politeknik Palopo jawab krisis ini melalui vokasi praktik siap kerja di Teknologi Rekayasa Informatika, Elektro, dan Manajemen Bisnis Digital.
Krisis Pengangguran Muda dan Digital
Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) pemuda 15-24 tahun stagnan di 16%, tiga kali lipat dewasa, karena kurikulum teori berat minim praktik industri. Sektor manufaktur dan digital butuh 9 juta talenta IT tapi lulusan tak adaptif terhadap AI, IoT, dan otomasi. Di Palopo, pemuda lokal rentan NEET (not in education, employment, training) hingga 25%.
Solusi Vokasi Politeknik Palopo
Politeknik Palopo fokus sertifikasi kompetensi nasional, dosen profesional seperti Ir. Muhammad Fadli (Informatika) dan Dr. Nur Salam (Elektro), plus kemitraan industri untuk magang langsung. Program unggulan siapkan lulusan kuasai software development, energi terbarukan, dan bisnis digital—100% tingkat kepuasan mahasiswa.
Hubungi +62 812 3456 7890 untuk daftar dan jadi bagian solusi pengangguran pemuda Indonesia.


Leave a Reply